Showing posts with label batu ratapan angin. Show all posts
Showing posts with label batu ratapan angin. Show all posts

Sunday, May 1, 2016

Batu Ratapan Jomblo (baca: Angin)


yang tak pernah jomblo. sepatu.  via @fidda_roini / instagram

Anda bosan dengan rutinitas sehari-hari? Lelah dengan pekerjaan? Berliburlah ke Dieng. Tak masalah berlibur sendirian jika Anda tak punya pasangan. Karena romantis tak harus berdua. Lagi pula konon katanya jika berdua-duaan maka yang ketiga adalah setan. Lebih baik sendiri, bukan? yang kedua setan.

Tak harus pura-pura tegar saat menjomblo, karena jomblo pun berhak meratap. Nah, bagi jomblo yang ingin meratap dengan indah, ini dia tempat yang tepat buat Anda.

Batu Ratapan Angin


Senggol dikit, nyemplung.  At Batu Ratapan Angin  via @anggundwe/instagram

Ya, inilah dia si  Batu Ratapan Angin. Salah satu tempat wisata andalan Dieng dimana Anda bisa meratap dan curhat kepada angin. Jangan lupa siapkan tisu  karena suhu udara dieng yang dingin bisa menyebabkan ingus meler, sementara pemandangannya yang syahdu mendayu bisa bikin baper. Tapi, yang paling penting jangan lupa bawa kamera untuk berselfi ria.
Adegan ngelap ingus. At Batu Ratapan Angin  via  bukan Jomblo @ndestria30 / Instagram 


Letak dan Lokasi Batu Ratapan Angin

Batu Ratapan Angin merupakan dua buah batu bertumpuk yang berada di atas bukit di sisi sebelah kiri Telaga Warna dan Telaga Pengilon. Letak Batu Ratapan Angin yang tinggi  menghadirkan lanskap pemandangan Telaga Warna yang bersandingan dengan Telaga Pengilon dengan latar belakang pegunungan yang mengelilingi Dieng.

Jomblo cool. Dilirik pohonnya melengkung.  at Batu Ratapan angin via @swandari92 /instagram

Jomblo cool part 2. dikissbye pohonnya melengkung. At Batu ratapan angin via @dinarmedinaa /Instagram

Warna air Telaga Warna yang bisa berubah-ubah kadang bisa jadi biru, hijau, putih,  atau kekuningan tergantung cuaca dan kilau bening Telaga Pengilon sangat menakjubkan.  Sungguh pemandangan indah yang membuat siapa saja yang mengunjunginya akan terbawa suasana.

Waktu Yang Tepat untuk Mengunjungi Batu Ratapan Angin

Jomblo berasap.  At Batu Ratapan Angin  via @tommyraksa / instagram

Waktu yang tepat untuk mengunjungi Batu Ratapan Angin adalah pada pagi hari, atau siang hari, atau sore hari atau kapan saja . Batu Ratapan Angin akan selalu siap menghadirkan pemandangan terbaiknya untuk Anda.  Namun ada baiknya tidak berkunjung ke tempat ini pada malam hari, serem!

Harga Tiket Masuk Batu Ratapan Angin

Untuk mencapai Batu Ratapan Angin, pengunjung bisa memutar melalui jalan aspal kecil di sebelah selatan Telaga Warna. Memasuki Batu Ratapan Angin Anda akan dikenakan biaya retribusi alias tiket sebesar Rp. 10.000,-.

Harga yang sangat murah jika dibandingkan dengan pengalaman, kesan, dan kenangan yang akan Anda dapatkan di salah satu obyek wisata Dieng paling Instagramable ini.

Baca juga : 5 Tempat Wisata Dieng yang Instagramable

Jomblo Pasrah. at Batu Ratapan Angin via @dillawitri/instagram 

Jomblo Pasrah part 2.  at Batu Ratapan Angin via @asyari.hasim/ instagram


Ritual menjemput Jodoh.   at Batu Ratapan Angin via @alfienw / Instagram.


Jadi, tunggu apalagi, segera ke Batu Ratapan Angin. Agar gundah gulana hilang, bisa sekalian nampang, dan jodoh cepet datang.

btw, ngomongin jodoh, baca juga : Bukti Dieng Romantis

Tuesday, April 5, 2016

Ini Dia Bukti Bahwa Dieng itu Romantis


Dieng memang romantis. Pesona keindahan berbagai tempat di Dieng akan membuat Anda dan pasangan terbuai dan hanyut dalam romansa alamya. Belum percaya? Langsung saja, ini dia bukti bahwa Dieng itu romantis.

Romantisnya Golden Sunrise Bukit Sikunir

Ini dia salah satu tempat romantis di Dieng, Bukit Sikunir. Lautan awan menghampar menyelimuti lanskap Desa sembungan dan Dataran Tinggi Dieng dapat dilihat dari atas Puncak Bukit Sikunir. Sementara sejajar dengan arah pandang tampak garis cahaya jingga malu-malu mulai menampakan pesonanya.

Itulah Golden Sunrise di Bukit Sikunir yang katanya sih merupakan Spot untuk melihat Sunrise terbaik di Jawa. Benar-benar suasana romantis yang diidam-idamkan pasangan kekasih.


Barang Bukti 1: Bukit Sikunir Dieng Credit :@ricko_prasetya / instagram

Gunung Prau Dieng Juga Romantis

Tentu bukan Golden Sunrise Sikunir saja keindahan yang dimiliki Dieng. Ada juga Gunung Prau dengan bukit Teletubies serta lautan bunga Daisynya yang tumbuh serentak di musim penghujan.
Sunrise di Gunung Prau juga tak kalah romantis dengan Sunrise Sikunir.


Barang bukti 2 : Gunung Prau Dieng via GunungPrau.org

Di Antara Dua Sisi Wajah Telaga Warna

Ada juga Telaga Warna dengan dua sisi wajah yang sama-sama mempesona dilihat dari sisi Batu Ratapan Angin maupun Bukit Sidengkeng. Kedua Tempat tersebut sangat cocok untuk sesi  foto prewedding.

Berfoto berdua dengan latar belakang Telaga Warna serta lekuk bukit pegunungan Dieng, kurang romantis apa coba.


Barang bukti 3 : Batu ratapan angin, Credit : Hamba Allah

Syahdu Sendu Hening Sunyi Telaga Dringo

Sulitnya akses ke Telaga Dringo memang membutuhkan kerja keras untuk mencapainya. Tapi bukankah kebahagiaan selalu butuh pengorbanan? Dan jangan khawatir, lelah letih tenaga yang kamu korbankan untuk mencapai Telaga dekat Sumur Jalatunda ini akan terbayar sesampainya di sana.


Barang Bukti 4: Telaga Dringo Dieng Credit : @putrifns / instagram

Telaga paling natural di Dieng ini menawarkan pemandangan indah dengan latar belakang perbukitan yang masih ditumbuhi pepohonan lebat di sekitarnya. Situasinya yang tenang, bersih dan sejuk cocok bagi mereka yang mendambakan suasana syahdu mendayu di alam terbuka.

Berjalan Berdua di Antara Bunga-Bunga


Barang Bukti 5 :Komplek Candi Arjuna  Credit :  @sallyindah / instagram

Bahkan jalan setapak kecil diantara bunga kecubung yang menghubungkan antara lokasi komplek candi arjuna dengan Candi Gatutkaca serta Museum Kailasa  pun siap membawa melankolia istimewa bagi kalian yang berkunjung bersama pasangan.

Berjalan berdua bergandengan tangan di antara bunga-bunga. Duh..

Lampion dan Kembang Api

Dan yang paling mutakhir romantisnya adalah malam Pelepasan Lampion dan Kembang Api dalam even Festival Dieng.


Barang Bukti 6 : Dieng culture Festival  Credit: Fahmi @fahmiadimara

Langit malam yang pecah oleh gemerlap cahaya dan wajah-wajah hangat penuh tawa menyatu dalam suasana yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.

Maka, siap-siaplah Baper dalam suhu udara Dieng yang dingin namun hangat suasananya di  acara pelepasan lampion yang merupakan bagian dari even DCF ini.

Dieng Culture Festival merupakan acara tahunan yang tahun ini akan diadakan di awal Agustus 2016 dan merupakan acara ke tujuh kalinya  sejak awal diselenggarakan tahun 2010 lalu. Karena itu, buruan ajak pasangan kamu datang ke acara paling romantis ini!
Lebih lengkap tentang DCF baca  : Dieng Culture Festival

Lantas bagaimana dengan yang datang sendirian? Mohon jangan memanjat dinding Candi.


Komplek Candi arjuna Credit :@monedhwongso / instagram

Demikianlah fakta singkat bahwa Dieng itu romantis. Yang tidak Percaya durhaka kamu, Nak!

Saturday, January 16, 2016

Bukit Sidengkeng dan Batu ratapan angin

Bukit Sidengkeng dan Batu ratapan angin. 2 Spot menarik untuk menyaksikan keindahan Telaga Warna.

Bosan melihat Telaga warna dari dekat?
Inilah dia  2 Spot menarik untuk menyaksikan keindahan Telaga Warna. Bukit Sidengkeng dan Batu ratapan angin. Dari 2 bukit yang berada di sisi Telaga Warna Dieng ini sebuah  pengalaman berbeda dalam menikmati keindahan Telaga Warna Dieng siap memukai anda.

Bukit Sidengkeng Petak Sembilan

Bukit Sidengkeng merupakan sebuah bukit di sebelah telaga warna Dieng dimana untuk memasukinya anda harus terlebih dahulu memasuki kawasan wana wisata petak sembilan disusul dengan menyusuri jalan setapak menanjak bukit sekitar 15 menit hingga sampai di puncak.

Sesampai di puncak Sidengkeng, anda tidak akan menyesal. Hamparan Pemandangan indah lanskap Telaga warna dan Pengilon dengan latar belakang pegunungan Dieng. Jika cuaca tidak berkabut, dari Bukit Sidengkeng anda juga bisa melihat kegagahan Gunung Sindoro tepat sejajar dengan arah pandang mata.


Batu Ratapan Angin

Lokasi Batu Ratapan angin juga berada disisi telaga Warna, Dekat dengan Dieng Plateau Theater. Untuk mencapainya, anda harus sedikit memutar untuk kemudian mendaki bukit pendek melewati ladang penduduk.


Hembusan angin dari ketinggian dan pesona pemandangan Telaga Warna dari sisi yang berbeda akan memanjakan anda sesampainya di dua buah batu besar tinggi yang bertengger di atas bukit.