Showing posts with label fotografi. Show all posts
Showing posts with label fotografi. Show all posts

Friday, April 15, 2016

Pameran Fotografi Dalam Rangka Hari Jadi Ponorogo ke 520

Pameran Fotografi

Dalam Rangkaian Acara Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke-520 tahun, Dinas Pariwisata Kabupaten Ponorogo di Suport Pemerintah Daerah Kabupaten Ponorogo dan Komunitas Fotografi Ponorogo Organize Beku Institute. Menyelenggarakan Pameran Fotografi dengan Tema "PONORAGAN" yg diselengarakan di Atrium Ponorogo City Center Jl Ir H Juanda Ponorogo dari tanggal 06 sampai 11 Agustus 2016, di buka untuk umum sesuai persyaratan sebagai berikut :

A. PERSYARATAN UMUM CALON PESERTA PAMERAN FOTO
Calon peserta pameran adalah fotografer dan masyarakat umum dari berbagai aliran fotografi yang memiliki energi besar untuk terus bereksperimen dan mengekspresikan karya-karyanya.

Calon peserta pameran adalah WNI dan atau WNA .

Calon peserta pameran harus mengirimkan file yang akan diikutsertakan dalam proses kurasi selambat-lambatnya tanggal 31 Mei 2016.

Karya fotografi yang diikutsertakan tidak dibatasi oleh tahun pemotretan, Karya fotografi tidak boleh mengandung unsur SARA dan pornografi.
Foto-foto akan melalui proses kurasi untuk memilih foto yang berhak di-ikutsertakan dalam Pameran Foto.




B. TEMA DAN KATEGORI PAMERAN FOTO “PONORAGAN” 2016
1. Tema Pameran Foto adalah : PONORAGAN
 
2. Dalam festival foto ini, fotografer dibebaskan untuk bekerja dan mewujudkan kreatifitas pemotretannya dalam berbagai kategori di bawah. Kategori Foto Pameran Foto & kode kategori-nya adalah :
- Jurnalistik
Single (kode JS) : adalah foto-foto SINGLE dengan pendekatan faktual dari sebuah peristiwa yang pernah terjadi di wilayah Kab.Ponorogo
- General Pictorial (kode GP) adalah foto-foto dengan pendekatan keindahan. Bisa berupa landscape, makro, arsitektural, yang diambil di dalam wilayah Kab.Ponorogo.
- B/W portrait (kode BW) adalah foto-foto dengan format Hitam/Putih. Untuk kategori ini, KHUSUS foto portraiture, baik studio maupun outdoor.
- Digital Imaging / kontemporer (kode DI) adalah foto-foto dengan pendekatan foto konseptual dan imajinatif, melalui proses olah digital yang tak terbatas. Catatan: harus memiliki rasa & unsur cultur ponorogo.
- Street Photo (kode ST) adalah foto-foto dengan pendekatan pemotretan spontan di wilayah Kab.Ponorogo.
- Food Photo (kode FT) adalah foto-foto makanan & minuman khas ponorogo.
3. Calon peserta pameran boleh mengirimkan maksimal 5 foto, dengan ukuran sisi terpanjang minimal 3500 pixel dengan resolusi 300 dpi dalam format JPEG. Minimal ukuran file 3 MB
4. File dikirim melalui email : beku@ratjoen.indengan subject email : Pameran Foto PONORAGAN 2016 
dengan menyertakan data sbb:

Nama :
Tempat Tanggal Lahir :
Alamat :
No. Telp/HP/WA/PIN BB :
Email :
 
5. Tata cara penamaan file sebagai berikut : – Kategori JS – GP – BW – DI : 
Nama Fotografer_ Kode Kategori_Judul Foto.JPG  Contoh : DAMAR_ GP_NGEBEL.JPG
7. Tata cara penyertaan Caption / Narasi : Kategori Jurnalistik  wajib menyertakan keterangan foto (caption) pada tiap foto (file doc/txt). 






 C. PERSYARATAN UMUM PESERTA PAMERAN FOTO 
1. Peserta pameran adalah mereka yang karyanya telah lolos kurasi.
2. Pengumuman hasil kurasi pada tanggal 10 Juni 2016 dan akan diinformasikan melalui email/sms dan media resmi Beku Institute www.asliponorogo.com / https://www.facebook.com/bekuinstitute/
3. Karya yang lolos kurasi akan dimuat dalam katalog.
4. Peserta yang lolos kurasi wajib membayar biaya sebagai berikut :
- Biaya keikutsertaan :
Rp. 35.000,- / foto, untuk kategori JS – GP – BW – DI - FT dan Setiap peserta mendapat 1(satu) katalog. Biaya tersebut adalah biaya cetak foto 14r + katalog pameran.
- Transfer selambat-lambatnya pada tanggal 15 Juni 2016 ke:
 
Bank MANDIRI 144-00-0511939-8 a/n Daniel Puji Raharjo
dengan mencantumkan keterangan Nama Fotografer.
Sebagai konfirmasi, peserta dapat mengirimkan email/WA kepada Panitia, dengan meng-capture bukti transfer sebagai konfirmasi.
Daniel Puji R 085230630799  /email : beku@ratjoen.in
5. Peserta yang lolos kurasi, namun terlambat/tidak mentransfer biaya pendaftaran (poin 4) maka karya peserta dinyatakan gugur.
6. Setelah berakhirnya Pameran Foto, panitia akan Mengembalikan karya foto yang dipamerkan
8. Panitia berkewajiban mengirimkan/mengembalikan foto yang telah di-cetak dan di-ikutsertakan dalam Pameran Foto, kepada peserta. Apabila peserta pameran menyertakan biaya kirim.
9. Apabila setelah tanggal 20 Agustus 2016, peserta pameran tidak / belum men-transfer biaya termaksud, maka panitia tidak akan mengirimkan karya-nya.
D. KURATOR
1. Yuyung Abdi (Senior Fotografer Jawa Pos)

2. Oki Cahyo (Dosen Komunikasi UNMUH Ponorogo)
E. MEDIA dan DISPLAY PAMERAN
1. Media foto menggunakan photo paper, ukuran 40cm x 60cm, cetak dof.
2. Ukuran bingkai, bahan kayu minimalis, ukuran 60cm x 80cm, (disediakan panitia)
3. Pengaturan dan pemasangan karya-karya adalah hak dan tanggung jawab kurator dan/atau panitia pameran.
Catatan Khusus :
1. Panitia tidak bertanggungjawab terhadap kerusakan / kehilangan foto yang diterima, hanya memberikan informasi kondisi penerimaan ( melalui foto yang di-emaikan ).
2. Panitia berhak menolak dan/atau tidak memajang karya foto yang dicetak oleh peserta, yang tidak memenuhi standar pada poin 1 & 2 diatas. Hal ini akan di-informasikan melalui email kepada peserta terkait. 
F. KATALOG Panitia akan mencetak katalog pameran. Setiap peserta akan mendapatkan 1 (satu) buah katalog, yang akan dikirimkan melalui email/ pos ke alamat masing-masing peserta.
G. PUBLIKASI dan PROMOSI
Penyelenggara  BERHAK menggunakan karya dari para peserta pameran untuk kepentingan publikasi dan promosi kegiatan. Publikasi festival foto akan dilakukan melalui penyebaran bahan-bahan cetakan, seperti: katalog pameran, poster, dan undangan; serta pembuatan berbagai atribut publisitas kegiatan, seperti : spanduk, umbul-umbul, baliho. Kegiatan promosi pameran melalui kerjasama dengan pihak media massa, cetak maupun audio visual
Hub :
Deby//pinBB 323F8D22//085649145161
Zacky//pinBB 5D7B6A95//085608209019
email : beku@ratjoen.in
Facebook : www.facebook.com/bekuinstitute
twitter  : bekuinstitute
www.asliponorogo.com

Sunday, January 24, 2016

Gedung Pendopo Kabupaten Ponorogo

Pendopo Agung Ponorogo

Pendopo Agung merupakan sebuah bangunan joglo berasitek khas jawa. Pendopo pada umumnya berupa bangunan tanpa dinding dengan beberapa tiang atau pilar yang berfungsi sebagai penyangga atau momot. Berdasarkan falsafah Jawa momot dalam tiang pendopo memiliki arti menampung segala hal. Sesuai dengan fungsinya sebagai tempat menerima tamu. Sudah barang tentu yang menghuni bangunan demikian adalah seorang bijaksana mampu berlapang dada dalam menampung berbagai permasalahan para tamunya.
 
Bagian Dalam Pendopo Agung Ponorogo

Di dalam pendopo agung juga terdapat seperangkat alat musik karawitan yang digunakan untuk menghibur tamu, atau sekedar berlatih karawitan, selain itu pendopo juga memiliki fungsi sebagai tempat pertemuan rapat dan latihan menari.

Pendopo agung Ponorogo ini pertama kali digunakan oleh upati RA. Merta Hadi Negoro 8 September 1837, setelah ibukota kabupaten Ponorogo di pindahkan dari kota lama (Pasar Pon) ke Pasar Tengah (mernung) sekarang Pasar Legi Songgolangit, Perpindahan ini di tandai dengan Sangkala Wiku Tri Ngesti Utami.

Kemudian pada masa perjuangan kemerdekaan Pendopo Agung Ponorogo di bumihanguskan di tahun 1949, kemudian di bangun pada masa pelita 1 masa Bupati Lekol Polisi Sumadi, dahulu di depan pendopo terdapat patung budha yang ditemukan di Desa Kadipaten Kecamatan Jenangan pada tahun 1980 sekarang di pindahkan posisinya di sebelah barat menghadap ke timur, patung budha tersebut sebagai petunjuk bahwa dahulu kerajaan Wengker (Ponorogo jaman dahulu) masyarakatnya memeluk agama budha.
Tampak Depan Pendopo Agung Ponorogo

Pendopo Agung kembali di renovasi oleh Bupati Amin, pada tahun 2013. Di Sekeliling Pendopo Agung Dahulu terdapat pohon sawo kecik di sepanjang jalan samping kanan kiri nya, sekarang jumlahnya berkurang seiring pembangunan komplek Pendopo Agung. Sawo kecik merupakan simbol dari kata becik atau baik.

Foto : Shandy A A Miraza

Friday, January 22, 2016

Air Terjun Kokok Temon Sawoo Ponorogo

Air Terjun Kokok
Terletak di Dusun Temon Desa Temon Kecamatan Sawoo Ponorogo, terdapat Air Tejun Kokok/ Mlaten /Sendang Sawoo. Rute traking cukup menantang naik turun perbukitan di sekelilingnya terhampar pesawahan menghijau di kanan kiri nya, Tempat ini bisa di akses memakai kendaraan roda 4 dan roda 2. 

Dengan rute dari pasar Sawoo belok ke kiri (jalan menurun) menuju pertigaan Tumpak Pelem berjarak +/- 7Km, setelah sampai di pertigaan ambil jalan kiri menuju Desa Temon berjarak +/- 3Km,rute ini bisa kita lalui sebelum ke obyek wisata Gunung Bedes.

Terlihat sebelah kiri jalan terdapat baliho kecil foto air terjun, setelah berbelok ke kiri mengikuti petunjuk arah sampailan ke parkiran kendaraan yg sudah dikelola oleh karang taruna dusun tersebut, jasa parkir Rp.2.000,- tampak beberapa orang berjualan air mineral, juice dan kelapa muda.

Air Terjun Kokok
Pengunjung Air Terjun Kokok
Dari tempat parkir pengunjung harus berjalan menuju spot utama, kanan kiri jalan setapak yg terlihat sudah di perlebar oleh pemuda karang taruna. hamparan persawahan jagung, padi dan aneka ubi2 an menyambut pengunjung, aliran sungai yang dihiasi bebatuan sungguh menjadi penyemangat pengunjung untuk cepat - cepat sampai di lokasi.

Goa Kecil Bagian Atas
Goa Bagian Bawah
Lokasi ini terdapat beberapa titik air terjun yg dimanfaatkan penduduk sekitar untuk pengairan sawah, kali ini team belum beruntung dikarenakan debit air nya dialihkan ke persawaahan,tapi tidak mengurangi keindahannya bebatuan besar nan eksotis plus goa kecil juga menambah eksotisnya tempat yang di claim pengunjung sebagai brown canyo nya ponorogo

Rute Menuju Air Terjun

Air terjun ini tergolong masih perawan, hati hati dalam memilih jalan terutama di lokasi air terjun karena bebatuan licin.
Air Terjun Kokok Bagian Atas

Team Liputan Dispar, Kakang Senduk, Beku & Pengelola Air Terjun Kokok
Masalah klasik sering kita temui di lokasi lokasi wisata baru seperti ini yaitu sampah, bawa pulang sampahmu atau buang di tempat yang telah disediakan. ayo berwisata ke ponorogo
Penulis & Foto : Shandy A A Miraza 

Friday, October 9, 2015

Pameran Fotografi dan Seni Rupa Dalam Rangka Perayaan Grebeg Suro 2015



Ponorogo 8 Oktober 2015, Bertempat di Salah Satu Mall Terbesar Ponorogo City Center resmi dibuka pameran Fotografi dan Senirupa, diawali laporan kegiatan oleh Ketua Komunitas Fotografi Ponorogo "Beku Institute" dr. Praminto Nugroho dalam laporanya tema pameran kali ini "Pesona Indonesia" karya yang masuk 271 se nusantara. dari 271 karya di kurasi oleh panitia menjadi 100 karya yang memenuhi kriteria.

dr. Praminto Nugroho

Sugeng Ariyadi

Dilanjutkan laporan kegiatan oleh Ketua Kegiatan Pameran Senirupa Sugeng Ariyadi, memaparkan tema Mozaik Grebegsuro yg di ikuti oleh Perupa Ponorogo. Acara yg dimulai sejak tanggal 7 - 20 Oktober 2015 ini diharapkan bisa memacu para perupa untuk lebih dalm berkreasi.

Acara yang di pandu oleh Wakil 1 Senduk Ponorogo 2015 ini dilanjutkan dengan Sambutan sekaligus resmi dibukanya Pameran  Fotografi dan Seni Rupa Dalam Rangka Perayaan Grebeg Suro 2015 oleh Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Ponorogo Sapto Djatmiko dengan joke2 ala ponoragan khasnya, mengapresiasi para seniman yg turut serta berperan mempromosikan pariwisata, budaya ponorogo

Setealah memberikan sambutan dilanjut dengan secara simbolis membuka acara dengan mengoreskan cat minyak di kanvas yang sudah di sediakan oleh panitia
Dilanjutkan melihat seluruh karya foto dan senirupa di ikuti oleh rombongan kakang senduk 2015 dan seluruh peserta pameran yang hadir.

















 Tampak Wisatawan mancanegara juga mengunjungi Pameran Fotografi dan Seni Rupa Dalam Rangka Perayaan Grebeg Suro 2015 ini, mereka begitu terpesona dan sangat menikmati














Tuesday, September 22, 2015

Pameran Fotografi Pesona Indonesia



Dalam Rangkaian Acara Grebeg Suro dan Festival Reyog Nasional 2015 Dinas Pariwisata Kabupaten Ponorogo di Suport Deputi Pengembangan Komunikasi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dan Komunitas Fotografi Ponorogo Organize Beku Institute. Menyelenggarakan Pameran Fotografi dengan Tema "Pesona Indonesia" yg diselengarakan di Atrium Ponorogo City Center Jl Ir H Juanda Ponorogo dari tanggal 7 sampai 20 Oktober 2015, di buka untuk umum sesuai persyaratan sebagai berikut :


 A. PERSYARATAN UMUM CALON PESERTA PAMERAN FOTO

Calon peserta pameran adalah fotografer dan masyarakat umum dari berbagai aliran fotografi yang memiliki energi besar untuk terus bereksperimen dan mengekspresikan karya-karyanya.

Calon peserta pameran adalah WNI dan atau WNA .
Calon peserta pameran harus mengirimkan file yang akan diikutsertakan dalam proses kurasi selambat-lambatnya tanggal 30 September 2015.
Karya fotografi yang diikutsertakan tidak dibatasi oleh tahun pemotretan, Karya fotografi tidak boleh mengandung unsur SARA dan pornografi.
Foto-foto akan melalui proses kurasi untuk memilih foto yang berhak di-ikutsertakan dalam Pameran Foto.



B. TEMA DAN KATEGORI PAMERAN FOTO  PESONA INDONESIA 2015



1. Tema Pameran Foto adalah : Pesona Indonesia

 

2. Dalam festival foto ini, fotografer dibebaskan untuk bekerja dan mewujudkan kreatifitas pemotretannya dalam berbagai kategori di bawah. Kategori Foto Pameran Foto & kode kategori-nya adalah :



- Jurnalistik
Single (kode JS) : adalah foto-foto SINGLE dengan pendekatan faktual dari sebuah peristiwa.



- General Pictorial (kode GP) adalah foto-foto dengan pendekatan keindahan. Bisa berupa landscape, makro, arsitektural.



- B/W portrait (kode BW) adalah foto-foto dengan format Hitam/Putih. Untuk kategori ini, KHUSUS foto portraiture, baik studio maupun outdoor.



- Digital Imaging / kontemporer (kode DI) adalah foto-foto dengan pendekatan foto konseptual dan imajinatif, melalui proses olah digital yang tak terbatas.



- Street Photo (kode ST) adalah foto-foto dengan pendekatan pemotretan spontan di berbagai kawasan Indonesia.



3. Calon peserta pameran boleh mengirimkan maksimal 5 foto, dengan ukuran sisi terpanjang minimal 3500 pixel dengan resolusi 300 dpi dalam format JPEG. Minimal ukuran file 2 MB dan maksimal 5MB.



4. File dikirim melalui email : beku@ratjoen.indengan subject email : Pameran Foto Pesona Indonesia 2015 

dengan menyertakan data sbb:

Nama :

Tempat Tanggal Lahir :

Alamat :

No. Telp/HP/WA/PIN BB :
Email :

 



5. Tata cara penamaan file sebagai berikut : – Kategori JS – GP – BW – DI :  



Nama Fotografer_ Kode Kategori_Judul Foto.JPG  Contoh : DANIEL_ GP_NGEBEL.JPG





7. Tata cara penyertaan Caption / Narasi : Kategori Jurnalistik  wajib menyertakan keterangan foto (caption) pada tiap foto (file doc/txt). 



Ponorogo City Center

Ponorogo City Center

Ponorogo City Center




C. PERSYARATAN UMUM PESERTA PAMERAN FOTO 



1. Peserta pameran adalah mereka yang karyanya telah lolos kurasi.



2. Pengumuman hasil kurasi pada tanggal 2 Oktober 2015 dan akan diinformasikan melalui email/sms dan media resmi Beku Institute www.asliponorogo.com



3. Karya yang lolos kurasi akan dimuat dalam katalog.



4. Peserta yang lolos kurasi wajib membayar biaya sebagai berikut :

- Biaya keikutsertaan :
Rp. 65.000,- / foto, untuk kategori JS – GP – BW – DI dan Setiap peserta mendapat 1(satu) katalog. Biaya tersebut termasuk biaya cetak 14r +bingkai kayu tanpa kaca



- Transfer selambat-lambatnya pada tanggal 4 Oktober  2015 ke:
Bank BCA no 2890014723 a/n Abd Azis Miraza 


dengan mencantumkan keterangan Nama Fotografer.
Sebagai konfirmasi, peserta dapat mengirimkan email kepada Panitia, dengan meng-capture bukti transfer.



5. Peserta yang lolos kurasi, namun terlambat/tidak mentransfer biaya pendaftaran (poin 4) maka karya peserta dinyatakan gugur.



6. Setelah berakhirnya Pameran Foto, panitia akan Mengembalikan karya foto yang dipamerkan



8. Panitia berkewajiban mengirimkan/mengembalikan foto yang telah di-cetak + bingkai dan di-ikutsertakan dalam Pameran Foto, kepada peserta. Apabila menyertakan biaya kirim.



9. Apabila setelah tanggal 20 Oktober 2015, tidak / belum men-transfer biaya termaksud, maka panitia tidak akan mengirimkan karya-nya.



D. KURATOR

1. Yuyung Abdi (Senior Fotografer Jawa Pos)

2. Oki Cahyo (Dosen Komunikasi UNMUH Ponorogo)



E. MEDIA & DISPLAY PAMERAN

1. Media foto menggunakan photo paper, ukuran 40cm x 60cm, cetak dof.

2. Ukuran bingkai, bahan kayu minimalis, ukuran 60cm x 80cm, TANPA KACA.

3. Pengaturan dan pemasangan karya-karya adalah hak dan tanggung jawab kurator dan/atau panitia pameran.



Pendopo Kabupaten Ponorogo

Pendopo Kabupaten Ponorogo


Catatan Khusus :

1. Panitia tidak bertanggungjawab terhadap kerusakan / kehilangan foto dan / atau bingkai yang diterima, hanya memberikan informasi kondisi penerimaan ( melalui foto yang di-emaikan ).

2. Panitia berhak menolak dan/atau tidak memajang karya foto yang dicetak oleh peserta, yang tidak memenuhi standar pada poin 1 & 2 diatas. Hal ini akan di-informasikan melalui email kepada peserta terkait. 



F. KATALOG Panitia akan mencetak katalog pameran. Setiap peserta akan mendapatkan 1 (satu) buah katalog, yang akan dikirimkan melalui pos ke alamat masing-masing peserta.



G. PUBLIKASI & PROMOSI

Penyelenggara  BERHAK menggunakan karya dari para peserta pameran untuk kepentingan publikasi dan promosi kegiatan. Publikasi festival foto akan dilakukan melalui penyebaran bahan-bahan cetakan, seperti: katalog pameran, poster, dan undangan; serta pembuatan berbagai atribut publisitas kegiatan, seperti : spanduk, umbul-umbul, baliho. Kegiatan promosi pameran melalui kerjasama dengan pihak media massa, cetak maupun audio visual


Hub :
Deby//pinBB 323f8d22//085649145161
Echi//pinBB 321e7a65//081235137744
email : beku@ratjoen.in
Facebook : www.facebook.com/bekuinstitute
twitter  : bekuinstitute
www.asliponorogo.com