Showing posts with label wisatakhusus. Show all posts
Showing posts with label wisatakhusus. Show all posts

Sunday, May 1, 2016

Mengunjungi Peninggalan Megalitikum Gunung Mencil Karangpatihan Balong

batu besar menyerupai kapal

Dibalik kekurangan ada kelebihan. Karangpatihan Balong yang terkonotasi kampung ediot ternyata menyimpan peninggalan jaman prasejarah. Pemuda desa tersebut berusaha bangkit untuk memberdayakan warganya yang dibilang ketertinggalan akibat sebuah takdir, takdir dimana beberapa warganya pertumbuhannya tidak seperti umumnya, Ideot kata kalayak. Lewat berbagai cara pemerintah daerah memberdayakan desa tersebut, mulai dari pengobatan, pendidikan, serta mengangkat taraf hidup. Para pemuda yang tergabung dalam karang taruna tak tinggal diam, mereka mencari spot-spot yang selamat ini tidak begitu diperhatikan.


goa baru menyerupai rumah
Dengan dikelolanya spot-spot tersebut diharapkan warga luar daerah mengenal hal positif selain konotasi kampung ideot.

Selo Jolo Tundo, berbentuk batu-batu raksasa yang berornamen unik. Tiap lapisannya seakan menceritakan sejarah di eranya. Batu tersebut bisa ditemukan di Gunung Mencil yang keberadaannya tidak begitu tinggi yang berada di desa tersebut. Gunung tersebut oleh penduduk desa dipercaya  pecahan dari letusan gunung Lawu pada jaman purba.

Gunung Mencil berada bersebelahan dengan gunung Beruk dan gunung Lanang, semua gunung tersebut sejarahnya sama dengan yaitu pecahan dari letusan Gunung Lawu Purba.

Keunikan gunung Mencil karena menyimpan batu-batu raksasa menyerupai batu-batu Megelit, entah kebenarannya karena sampai saat ini belum ada lembaga peneliti resmi yang menyatakan pernyataan resmi tentang batu tersebut. Batu-batu tersebut petak-petak mirip rumah manusia purba yang memeliki kotak-kaotak seperti bilik. Batu yang paling besar malah mirip perahu, batu ini sering dipakai warga desa untuk tirakat menjauhkan diri dari hirup pikuk keramaian.

Lapisan batu yang berlapis-lapis menjadi daya tarik tersendiri, seperti pahatan alam di tiap generasi. Guratan alam yang dihasilkan menjadikan karya seni yang tak ternilai. Untuk hal itulah para pemuda di desa ini ingin melindungi dan merawat agar tidak dijamah oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab.

Gunung Mencil, berasal dari bahasa Jawa yang artinya menyendiri,  menurut penduduk desa dulu banyak penduduk luar daerah yang bertapa menyendiri di tempat ini.  Keberadaannya di ketinggian  465 MDPL puncak Mencil menyuguhkan panorama alam. Hutan tropis dan hawa yang sejuk membuat para pengunjung terlena sehingga rela berlama-lama di tempat ini.

rumah pohon

Keberadaan rumah pohon yang sudah ada sejak puluhan tahun menambah keunikan dan kerinduan para pengunjung yang pernah memanjat untuk menikmati indahnya alam dari ketinggian. Rumah-rumah pohon tersebut dalam pengawasan karang taruna agar tidak tumbuh liar, dan bisa dipantau keamanannya. Para remaja datang untuk  berfoto selfi-ria, foto-foto mereka akan mengundang teman-temannya di sosial media untuk berkunjung ke tempat ini.

Ke depannya para warga di sini berharap gunung Mencil semakin ramai, sehingga bisa mengangkat taraf hidup serta  bisa mengangkat keterbelakangan yang sudah terlanjur menjadi 'cap' desa Karang Patihan Balong ini. Gazebo-gazebo dan rumah makan di konsepkan di tempat itu dengan mempertimbangkan kelestarian alam serta tidak merusak cagar budaya yang belum tersentuh lembaga tersebut.

Gazebo dan rumah makan bertujuan untuk memberi kenyamanan para pengunjung untuk berisitirahat dan menikmati  kuliner setempat. Gazebo dipilih sebagai ikon karena para pemuda di desa ini berprofesi sebagai pengrajin kayu, dan gazebo menjadi salah satu keunggulan produk dari desa ini. Selain jauh dari perkampungan penduduk tempat ini jauh dari fasilitas umum. Dengan di angkatnya cerita ini para pemuda berharap banyak masukan yang positif untuk kemajuan pariwisata di desa ini.

Penulis : Nanang Diyanto
Foto : Shandy A A Miraza

Thursday, March 10, 2016

Potensi Pariwisata Kabupaten Ponorogo


Potensi pariwisata kabupaten Ponorogo yang beraneka ragam merupakan kekayaan yang sangat perlu dilestarikan dan dikembangkan terus menerus sehingga ada peningkatan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di kabupaten Ponorogo.

Salah satu upaya mencapai tujuan tersebut dengan menyebar luaskan informasi potensi pariwisata dan budaya melalui buku ini. Dengan harapan dapat menimbulkan kecintaan terhadap kabupaten Ponorogo dengan potensi yang dimiliki sehingga akan terwujud kehidupan yang mencerminkan sapta pesona ( keamanan, kenyamanan, ketertiban, kebersihan, kesejukan, keramahan dan kenangan ) untuk Ponorogo yang lebih menarik guna meningkatkan jumlah pengunjung yang datang berwisata ke kabupaten Ponorogo


Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga
Kabupaten Ponorogo

Wisata Air Terjun Widodaren /Sundan Widodaren Talun Ngebel

Air Terjun Sundan Widodaren

Kurang lebih 3 (tiga) km dari telaga ngebel terdapat beberapa obyek wisata dalam satu arah yaitu Sumber Air Tiga Rasa, Sumber air Panas Tirto Husodo, Air terjun widodaren /sundan widodaren.

Air terjun widodaren /sundan widodaren merupakan salah satu obyek yang dimiliki Ngebel dan termasuk air terjun yang paling dekat dengan telaga ngebel. Air terjun ini terletak selatan dari telaga ngebel tepatnya di Dusun Tritis Desa Talun Kecamatan Ngebel Kabupaten Ponorogo.


Menuju kawasan air terjun ini menyisir pinggiran jembatan Desa Talun  melalui pematang sawah di kanan kiri aliran sungai, kendaraan bisa diparkir di warung kopi pinggir jembatan. Menuju ke lokasi air terjun penulis merekomendasikan pada musim panas dikarenakan debit air yang sangat besar dan warna air coklat bila musim penghujan, Air Terjun ini terdapat 2 dua trap dan 2 kubangan yang cukup luas dan dalam. Hati hati bila bermain air di kubangan, kedalaman air menurut penduduk sekitar lebih dari 10 meter.

Menurut Legenda Air Terjun  Widodaren / Sundan Widodaren Talun Ngebel Ponorogo ini tempat mandinya para bidadari, maka dari itu disebut Widodaren.

Kontributor dan Foto : Shandy A A Miraza

Wednesday, March 2, 2016

Wisata Air Terjun Kali Malang Temon Sawoo

air terjun kali malang temon sawoo

Berada di desa Temon Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo, Daerah ini terdapat aliran besar sungai yang panjang, beberapa titik aliran sungai terdapat air terjun diseratai bebatuan besar yang begitu mempesona, salah satunya Air Terjun Kali Malang, oleh penduduk sekitar dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga dan pengairan sawah warga sekitarnya, terdapat beberapa pipa besar yang dialirkan ke pemukiman warga.


Tempat ini juga dimanfaatkan oleh anak anak kecil dan pemuda desa berenang dan bermain di sekitarnya, ada beberapa kubangan yg mempunyai kedalaman sampai 7 meter dan banyak juga mempunyai kedalaman kurang dari 1 meter, bila bermain di sini hati hati dan bertanyalah pada guide /pengantar yang sudah disediakan di tempat parkir kendaraan, mereka terdiri dari kelompok anak muda karang taruna desa temon dengan gigih dan sukarela mengembangkan potensi wisata daerahnya.

Lokasi Air Terjun Kali Malang Temon Sawoo ini  berdekatan dengan lokasi Air Terjun Kokok / Mlaten / Sendang Sawoo, jika Anda berkunjung ke sini Anda akan mendapatkan spot ini juga sebagai bonus dan tidak kalah bagusnya dengan spot utama.

Dengan rute dari pasar Sawoo belok ke kiri (jalan menurun) menuju pertigaan Tumpak Pelem berjarak +/- 7Km, setelah sampai di pertigaan ambil jalan kiri menuju Desa Temon berjarak +/- 3Km,rute ini bisa kita lalui sebelum ke obyek wisata Gunung Bedes.
 
Karakter bebatuan besar dengan beraneka warna menjadi pemandangan khas wilayah ini. Persawahan padi, jagung umbi umbian banyak terdapat di sini. Tempat ini cocok untuk beristirahat melepas lelah setelah perjalanan dari spot utama, Sambil minum Es Degan Makan pecel lele daun jati yang bisa dipesan ke pengelola sebagai pelepas dahaga dan lapar. 
Masalah sampah /perusakan wilayah dan corat coret merupakan masalah yang menghantui di setiap lokasi wisata, baik yang sudah dikelola /yang belum.

Bawa pulang/buang sampah bawaan Anda di tempat yang telah disediakan, bantu pengelola dengan menjaga kebersihan dan keindahan nya.
Liputan & Foto : Shandy A A Miraza

Tuesday, February 23, 2016

Wisata Adventure Gunung Masjid

gunung masjid

Masih ingatkah anda dengan Serial Teletubies??Yahh!!! merupakan sosok boneka lucu yang digandrungi oleh anak-anak. Mereka adalah Thinky Winky, Dipsy, Lala dan Poo..Yahh baru-baru ini Teletubies menjadi Destinasi wisata yang banyak dikunjungi kaula Muda di Ponorogo. 


Bukan lah berbentuk Boneka yang lucu, akan tetapi berupa Bukit yang sangat Asri dan Indah. Bukit Teletubies terletak di Lereng Gunung Masjid, berada di Desa Pandak Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo. 

Kita bisa melihat daratan Ponorogo terhampar indah dari puncak. Untuk mengunjungi tempat ini dibutuhkan waktu lebih kurang 30 menit dari Pusat Kota ke selatan sampai dengan Perempatan Balong kemudian ke barat sampai dengan perempatan Karang Patihan lalu belok ke selatan lebih kurang 2 Km lalu akan ada tanda arah belok ke barat sampai dengan lokasi parkir kendaraan. 

Kemudian dilanjutkan dengan berjalan Kaki kira-kira 30 - 40 Menit. Lumayan menantang sich...tapi asyik kok. Jangan khawatir di sepanjang jalan terdapat tempat peristirahatan. Jadi apabila capek, anda bisa beristirahat dulu. 

Rasa capek anda akan terbayar ketika sudah tiba di Puncak. Anda akan disuguhi pemandangan alam yang indah dan udara yang segar. Di atas puncak terdapat beberapa Spot Foto yang sangat bagus. 

Kami sarankan sebelum naik anda melakukan pemanasan terlebih dahulu agar tidak terjadi kram otot dan tidak kalah pentingnya anda wajib membawa bekal Air yang cukup, karena di atas tidak ada sumber air.
 

Bagi Anda yang penasaran, bisa langsung datang ke Objek wisata ini. 

#ticponorogo (F)#kakangsenduk ‪#‎Salampariwisata‬!!!
Kontributor : Firman

Sunday, February 7, 2016

Air Terjun Widodaren Jambon Ponorogo

air terjun widodaren jambon

Air terjun widodaren terletak di Desa Bulu lor Kecamatan Jambon Kabupaten Ponorogo.
30 menit perjalanan dari alun alun ponorogo ke arah barat menuju Kecamatan Jambon, rute selanjutnya sampai di perempatan Pasar Sumoroto belok kiri (arah selatan) lurus sampai menemukan pasar Condong kemudian belok kanan (barat) sampai menemukan Desa Bulu Lor KEcamatan Jambon.




Air terjun ini sangat indah dan masih dan alami. Untuk bisa maksimal kunjungilah pada saat musim hujan karena debit airnya kecil dimusim panas. Untuk menuju ke spot ini bisa dengan mudah berkendara motor sampai ke parkiran lanjur berjalan kaki. 


Bila kita liat dari atas air terjun ini atau naik keatas bukit terlihat pemandangan luas dan indah berupa pegunungan dan banyak pepohonan kita bisa bersantai dan menikmati keindahan alam ponorogo.

Kontributor : Agung S

Sunday, January 24, 2016

Gedung Pendopo Kabupaten Ponorogo

Pendopo Agung Ponorogo

Pendopo Agung merupakan sebuah bangunan joglo berasitek khas jawa. Pendopo pada umumnya berupa bangunan tanpa dinding dengan beberapa tiang atau pilar yang berfungsi sebagai penyangga atau momot. Berdasarkan falsafah Jawa momot dalam tiang pendopo memiliki arti menampung segala hal. Sesuai dengan fungsinya sebagai tempat menerima tamu. Sudah barang tentu yang menghuni bangunan demikian adalah seorang bijaksana mampu berlapang dada dalam menampung berbagai permasalahan para tamunya.
 
Bagian Dalam Pendopo Agung Ponorogo

Di dalam pendopo agung juga terdapat seperangkat alat musik karawitan yang digunakan untuk menghibur tamu, atau sekedar berlatih karawitan, selain itu pendopo juga memiliki fungsi sebagai tempat pertemuan rapat dan latihan menari.

Pendopo agung Ponorogo ini pertama kali digunakan oleh upati RA. Merta Hadi Negoro 8 September 1837, setelah ibukota kabupaten Ponorogo di pindahkan dari kota lama (Pasar Pon) ke Pasar Tengah (mernung) sekarang Pasar Legi Songgolangit, Perpindahan ini di tandai dengan Sangkala Wiku Tri Ngesti Utami.

Kemudian pada masa perjuangan kemerdekaan Pendopo Agung Ponorogo di bumihanguskan di tahun 1949, kemudian di bangun pada masa pelita 1 masa Bupati Lekol Polisi Sumadi, dahulu di depan pendopo terdapat patung budha yang ditemukan di Desa Kadipaten Kecamatan Jenangan pada tahun 1980 sekarang di pindahkan posisinya di sebelah barat menghadap ke timur, patung budha tersebut sebagai petunjuk bahwa dahulu kerajaan Wengker (Ponorogo jaman dahulu) masyarakatnya memeluk agama budha.
Tampak Depan Pendopo Agung Ponorogo

Pendopo Agung kembali di renovasi oleh Bupati Amin, pada tahun 2013. Di Sekeliling Pendopo Agung Dahulu terdapat pohon sawo kecik di sepanjang jalan samping kanan kiri nya, sekarang jumlahnya berkurang seiring pembangunan komplek Pendopo Agung. Sawo kecik merupakan simbol dari kata becik atau baik.

Foto : Shandy A A Miraza